Research & Development
Perubahan mutu, tampilan warna, rasa, dan tekstur selalu terjadi pada produk makanan, oleh karena itu kami selalu melakukan research terhadap proses produksi dan teknis penyimpanan bahan mentah ataupun bahan setengah jadi.
Kajian- kajian tentang pengendalian bahan baku juga kami lakukan yang meliputi pengendalian fisik, pengendalian akuntansi, dan pengendalian jumlah barang.
Pengembangan menu dan kombinasi hidangan baru untuk mencegah terjadinya kebosanan pada konsumen.
Pengolahan rempah-rempah segar alami menjadi bumbu kering dilakukan dengan oven yang higienis dalam tekanan dan suhu rendah, sehingga aroma rempa-rempah masih seperti aslinya.
Training sanitasi restoran.
Standar dan gizi produk lalapan, aneka sambal, ayam, ikan, dan sebagainya.
Strategi Pemasaran
Kami menerapkan analisa Strenght, Weakness, Opportunity, & Threats (SWOT) dengan selalu mengindetifikasi kekuatan dan kelemahan internal setiap outlet, serta peluang dan ancaman yang ditimbulkan dari lingkungan persaingan.
Kami memantau keadaan lingkungan eksternal dengan melakukan survey terhadap pasar dengan cara menyebar kuesioner terhadap konsumen setiap 6 bulan sekali.
Support marketing & sales tools dari franchisor, bekerjasama dengan pihak ketiga, antara lain : PT. Sinar Sosro, PT. Nestle Indonesia (Nestle FoodServices), Sodexho Indonesia, You C.1000, media cetak dan elektronik serta media dan partner lainnya.
Hasil survey yang kami lakukan dapat terlihat dari tabel berikut ini:
Tingkat Pendidikan Pelanggan
No. |
Tingkat Pendidikan |
Persentase |
1. |
Sarjana |
48 |
2. |
Akademis / Sederajat |
34 |
3. |
SMU/ Sederajat |
11 |
4. |
Dll |
7 |
Alasan Pelanggan Memilih
No. |
Alasan Konsumen |
Persentase |
1. |
Suka dengan Masakan |
48.75 |
2. |
Coba- coba saja |
14.81 |
3. |
Ditraktir teman |
14.81 |
4. |
Memenuhi kebutuhan jasmani |
11.11 |
Jenis Pekerjaan Pelanggan
No. |
Jenis Pekerjaan |
Persentase |
1. |
Karyawan |
63 |
2. |
Usahawan |
15 |
3. |
Ibu Rumah Tangga |
8 |
4. |
Pelajar/ Mahasiswa |
7 |
5. |
Dll |
7 |
Tingkat Penghasilan Rata- rata Pelanggan
No. |
Tingkat Penghasilan |
Persentase |
1. |
> 2.000.000,- |
54 |
2. |
1.000.000 – 2.000.000,- |
26 |
3. |
500.000 – 1.000.000, - |
12 |
4. |
< 500.000,- |
8 |
Target Market
Target market Restoran AGFI adalah seluruh lapisan masyarakat dari berbagai lapisan umur, diantaranya adalah sebagai berikut:
Para Pengusaha
Para Executive baik tua maupun muda
Pejabat Pemerintah
Pegawai Swasta
Pegawai Negeri
Ibu Rumah Tangga
Anak- anak
Instansi Pemerintah
Instansi Swasta
Publik figure,
Dan lain- lain.
ke atas ...
Program Investasi
Konsep Franchise
PT. Ayam Goreng Fatmawati Indonesia memberikan lisensi kepada Franchisee dengan biaya lisensi Rp. 35.000.000,- untuk penggunaan merek dagang selama 5 tahun, ditambah dengan omset fee (royalti fee) sebesar 3,5% setiap bulan dari omset restoran. Atau
Bumbu yang digunakan merupakan bumbu instan standar Fatmawati yang terbuat dari rempah alami dengan proses yang higienis.
Seluruh kegiatan yang berlangsung di restoran Ayam Goreng Fatmawati diatur dengan prosedur operasi baku (SOP) yang telah ditetapkan oleh kantor pusat dan wajib diikuti oleh seluruh outlet.
Calon karyawan restoran harus mengikuti training sesingkat-singkatnya selama 2 minggu sebelum bekerja aktif di restoran.
PT. AGFI memberikan dukungan marketing berupa desain famplet, brosur, spanduk dan standirng board. Promosi secara keseluruhan Ayam Goreng Fatmawati disampaikan melalui millist, e-mail broadcaster, sms blaster dan website Fatmawati.
Hak & Kewajiban
Hak dan Kewajiban Franchisee
Menanggung pembiayaan pembuatan/renovasi restoran dan ornamen ornamen standar yang telah ditentukan.
Menjalankan usaha restoran sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah disusun dan ditetapkan.
Mengelola keuangan restoran dengan jujur dan terdokumentasi dengan baik, serta melaporkan omset restoran setiap bulan kepada kantor pusat PT. AGFI.
Memberikan kesempatan kepada tim supervisi untuk memasuki ruangan restoran dan dapur dalam upaya menjaga standar kualitas masakan.
Merahasiakan informasi-informasi dan pengetahuan mengenai seluruh standar operasional prosedur
Hak dan Kewajiban Franchisor
Mengizinkan Franchisee untuk menggunakan merek dagang Ayam Goreng Fatmawati untuk usaha restorannya.
Memberikan advis/petunjuk kepada Pihak Kedua mengenai hal-hal yang menyangkut pemilihan Tempat Usaha
Memberikan rekomendasi konsultan interior dan memberikan desain restoran standar.
Memberikan training kepada calon karyawan restoran sesuai dengan SOP yang akan dijalankan pada restoran.
Membantu pengelolaan operasional restoran pada awal operasional.
Mengembangkan menu baru untuk diaplikasikan di restoran
Investasi
Kebutuhan investasi secara umum dibedakan sebagai berikut :
Restoran dengan kapasitas 80 seats :
Biaya Lisensi (Franchise Fee) Rp. 35.000.000,- (5 tahun)
Peralatan Rp. 80.000.000,-
Modal Kerja 1 Bulan Rp. 35.000.000,- (bumbu dll)
Fitting Out Rp. 50.000.000,-
Jumlah Rp. 200.000.000,-
Foodcourt :
Biaya Lisensi (Franchis e Fee) Rp. 35.000.000,- (5 tahun)
Peralatan Rp. 45.000.000,-
Modal Kerja 1 Bulan Rp. 20.000.000,- (bumbu dll)
Fitting Out Rp. 15.000.000,-
Jumlah Rp. 115.000.000,-
Kebutuhan investasi tersebut belum termasuk renovasi gedung (bila diperlukan) atau sewa bangunan.
Bagi Hasil
Konsep bagi hasil yang dilakukan dalam kerja sama antra Franchisor dengan Franchisee merupakan konsep win-win solution, oleh karena itu Franchisor selaku pemegang hak intelektual merek dagang Ayam Goreng Fatmawati hanya mengenakan omset fee sebagai royalti dari pemilik restoran sebesar 3,5% dari total omset restoran. Hidangan berupa minuman tidak dikenai fee, pemilik dan pengelola restoran diberi kesempatan untuk menyediakan menu-menu tambahan, tetapi harus mendapatkan persetujuan secara tertulis dari kantor pusat PT. Ayam Goreng Fatmawati.
Penutup
Pertimbangan dalam hal pemilihan bisnis haruslah didasari p ada pengetahuan dan penguasaan bidang usaha yang akan dipilih, apabila kita belum menguasai bidang bisnis yang akan dikembangkan maka jalan keluar yang terbaik adalah system franchise. Restoran Ayam Goreng Fatmawati merupakan salah satu pilihan franchise dalam bidang restoran yang telah terbukti memberikan keuntungan yang significant bagi para Franchisee.
Kesuksesan kami dalam mengembangkan franchise Ayam Goreng Fatmawati Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi yang significant bagi para Franchisee agar dapat meraih keuntungan yang maksimal. Selain itu juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja, melestarikan masakan tradisional, melestarikan produk-produk pengrajin lokal, serta menciptakan pangsa pasar bagi petani dan peternak lokal sehingga menimbulkan multiflier effect yang berkelanjutan.
Fasilitas Franchise Restoran Ayam Goreng Fatmawati
Fasilitas yang disediakan bagi Franchisee adalah sebagai berikut:
Pelatihan SOP & Job Description Manager / Supervisor.
Dukungan Management Operational Restoran.
Pelatihan SOP & Job Description Pelayan dan Kasir.
Pelatihan SOP & Job Description Tukang Masak (Cook).
Pelatihan SOP & Job Description bagian minuman dan cleaning service.
Pelatihan Management Penanganan Peralatan dan Sampah.
Pelatihan Management Penanganan Bahan Baku dan Bahan Jadi.
Mempertahankan Pelanggan Seumur Hidup.
Pelatihan Strategi Promosi dan Pemasaran Restoran.
Pelatihan Pengolahan dan Produksi Masakan Secara Higienis dan Standar.
Pelatihan Pemilihan Bahan Baku.
Pelatihan Etika Kepegawaian Restoran.
Pelatihan Management Complaint.
Pelatihan Sanitasi Restoran.
Pelatihan Pengendalian Restoran.
Pendampingan pada saat pertama kali outlet buka.
Supervisi rutin.
Dan lain- lain.
ke atas ...
FAQ (Frequently Asked Question)
• Apa persyaratan untuk menjadi franchisee?
• Membayar joint fee
• Mempunyai lokasi yang strategis, mendapatkan rekomendasi dari PT. AGFI setelah diobservasi
• Mengelola sendiri atau mempunyai orang yang dipercaya untuk mengelola outlet dengan serius dan profesional
• Setuju dan bersedia mematuhi syarat-syarat yang ditetapkan oleh PT. AGFI
• Mempunyai semangat entepreneur
• Apa saja kewajiban dari calon franchisee?
• Membayar join fee sebesar Rp. 35.000.000,- untuk jangka waktu lisensi selama 5 tahun, kemudian setelah beroperasi dikenakan omzet fee sebesar 3,5 % dari total revenue setiap bulan, setelah dipotong Pajak Restoran 10%..
• Kira-kira berapa nilai investasi yang dibutuhkan untuk membuka usaha ayam goreng fatmawati?
• Nilai investasi sangat beragam, tergantung dari kapasitas tempat duduk, design interior, peralatan yang digunakan dan sewa tempat.
• Food court membutuhkan nilai investasi sekitar Rp. 115.000.000,- sedangkan untuk restoran bisa mencapai Rp. 200.000.000,- atau lebih.
• Berapa besar perkiraan margin yang diperoleh?
• Besarnya margin banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut
• Lokasi outlet
• Potensi pengunjung
• Besarnya omzet
• Besarnya biaya yang dikeluarkan
Tetapi pada outlet yang sudah berjalan lancar, pada umumnya margin yang diperoleh 15 – 20 %, selain omzet biaya produksi dan operasional harus dikontrol dengan baik untuk menghindari pemborosan.
• Ada berapa outlet fatmawati saat ini dan terletak di mana saja?
• PT. Ayam Goreng Fatmawati Indonesia memiliki 3 outlet yang dikelola sendiri dari total 56 outlet di 14 kota di Indonesia ; Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Cilegon, Purwakarta, Bandung, Jogjakarta, Semarang, Surabaya, Pekanbaru, Batam, Makasar. Dalam waktu dekat akan dibuka di Padang, Bali, Nangroe Aceh Darussalam, Balikpapan.
• Bagaimana prosedur untuk mengambil franchise ayam goreng fatmawati?
• Datang ke Kantor PT. AGFI di Kinanti Investor Office-Hotel Salak The Heritage Lt. 2, Jl. Ir. H. Juanda No. 8- Bogor 16121. Tlp. 0251-347620, 350400 ext. 59. Fax. 0251-347608.
• Mengisi aplikasi dan mentransfer sejumlah uang sebagai join fee (franchise fee)
• Memenuhi perminataan kantor pusat menenai desain dan penampilan food court atau restoran standar fatmawati
• Franchisee mendapatkan CD yang berisi desain neon box, outlet dan media promosi lainnya. PT. AGFI memberikan alternatif supplier untuk pengerjaan desain outlet, neon box dan media promosi, tetapi franchisee dibebaskan untuk memilih supplier sendiri.
• Franchisee bisa mengirimkan karyawan untuk ditraining di kantor pusat selama 2 minggu sampai 1 bulan.
• Fasilitas apa saja yang diperoleh franchisee?
• Hak penggunaan nama Ayam Goreng Fatmawati selama 3 tahun atau 5 tahun, tergantung perjanjian yang disepakati (FAQ B).
• Mendapatkan supply bumbu instan standar Fatmawati sesuai dengan pemesanan outlet.
• Karyawan outlet mendapatkan training gratis, kecuali akomodasi dan transportasi ditanggung oleh pemilik outlet.
• Pemasaran dibantu oleh kantor pusat, berupa milis, e-mail blaster (e-mail broadcaster) dan website fatmawati.
• Supervisi secara rutin terhadap outlet Fatmawati, untuk menjamin standar mutu masakan, pelayanan, kebersihan dan lain-lain.
• Bagaimana tanggung jawab AGFI terhadap perkembangan outlet?
• Pada awal pembukaan outlet Fatmawati, kami menyediakan pengawasan secara langsung dengan mengirimkan karyawan kami ke outlet baru tersebut.
• PT. AGFI membantu promosi setiap outlet dengan melampirkan daftar outlet pada website Fatmawati ( www.fatmawati.com )
• Setiap bulan secara periodik PT. AGFI mengutus karyawan untuk melakukan supervisi untuk memastikan penerapan SOP dengan baik.
• Apabila kondisi outlet makin menghawatirkan, maka dapat dilakukan pengalihan pengelolaan outlet sampai kondisinya lebih baik. Jika kondisi outlet masih merugi PT. AGFI dan franchisee dapat membicarakan langkah selanjutnya.
ke atas ... |